Sabtu, 17 November 2012

anak - anak bertabur cahaya






Bulu - bulu putih itu memantulkan cahaya yang menaburi mereka. Mata - mata kecil yang tajam, penasaran dengan benda kotak yang kubawa dengan kaca di ujungnya. Hidung basah mendekati lensaku dan mengendusnya. Ah, mereka tak tahu apa itu foto dan apa itu kamera. Aku pun tak peduli, aku hanya butuh wajah - wajah kecil dengan kepolosan dan ke-penasaran-an itu. Memang cukup sulit memotret anak secuil upil dengan gerakan segesit kutu - kutu mereka sendiri. Syukurlah ada temuan indah penangkap memori dengan lensa dan syukur pula Tuhan telah memberikan cahaya melimpah nan cantik dan sendu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar